Yuk simak penjelasan berikut ini. 1. Mesin Sering Overheat. Ketika packing antara silinder head dan silinder blok bocor, maka yang terjadi pertama kali adalah mesin sering overheat. Hal ini terjadi karena panas yang dihasilkan oleh pembakaran keluar melalui celah kebocoran packing tersebut. Packing silinder head mesin sendiri punya fungsi untuk merapatkan blok mesin serta KEPALA SILINDER (Cylinder Head) agar kompresi dan oli tidak bocor. Maka jika saat ini oli kendaraan cepat habis, mesin tak bertenaga / mesin overheat, bisa jadi merupakan tanda packing silinder head mesin rusak. Melepas kepala silinder-Lepas komponen yang menempel pada kepala silinder, kenalpot, intake manifol, body body. -Lepaskan lubang pemeriksa tanda T di bagian bak magnet. Dan juga lepas tutup gear timing serta tutup klep untuk melihat posisi TMA . Periksa celah kelep dan top timing. -Jika sudah lepaskan baut silinder head dan rantai mesin. Gejala Kebocoran paking manipol. Komponen sebuah mesin memiliki gasket yang ditempatkan di antara mereka sebelum mereka dirakit. Gasket ini bertindak sebagai segel antara komponen sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan mereka dengan benar. Anda akan menemukan gasket biasanya terbuat dari logam, karet, kertas, atau ketiganya digabungkan bersama. Gasket silinder head bocor tidak hanya mengganggu sistem pendinginan mesin. Akibat ini muncul karena gasket silinder head yang bocor juga berarti kebocoran kompresi. Untuk jenis ini, lakukan pemeriksaan kekencangan (momen) dari baut silinder head secara periodik saat servis berkala setiap 10.000 km. . Tanda Air Radiator Berkurang, Simak Saat menggunakan radiator tester ketika terjadi kebocoran pada packing silinder head, jika radiator dipompa hingga tekanan pada skala radiator leak tester sampai 157 kpa atau 1.5 kg/cm2 atau 23 psi, maka tidak ada bocor yang terlihat secara visual berupa tetesan air. Tetapi pada angka atau skala yang terdapat pada radiator tester akan terlihat k8vHx11.

tanda silinder head bocor