ketikamatahari terbit di timur cahayanya tidak terlalu panas ukurannya kelihatan lebih besar di siang hari tampak semakin kecil letaknya kelihatan jauh dan tinggi panasnya begitu menyengat saat posisi tepat di atas kepala banyak orang memakai topi atau payung Sumber: LeamingByGrace.org. mari mengamati gambar berikut. a. ketika pagi hari c Kompetensi dasar : Mengidentifikasi kenampakan matahari pada pagi, siang dan sore hari. d. Tujuan pembelajaran : - Menjelaskan keadaan udara saat matahari mulai terbit, siang dan sore hari. bagaimanakah aktivitas murid tentang penggunaan media gambar dan benda sebenarnya pada materi matahari pada pagi,siang dan sore hari Cahayamatahari pada jam 12 akan lebih terasa. A. Dingin B. Panas C. Sejuk 17. Waktu yang baik untuk berjemur dibawah sinar matahari adalah A. Siang hari B. Sore hari C. Pagi hari 18. Cahaya matahari mengandung vitamin. A. Vitamin A B. Vitamin B C. Vitamin D 19. Semakin sore cahaya matahari akan terasa.. A. Panas B. Dingin C. Sejuk 20. A KENAMPAKAN MATAHARI. 1. Pengertian Matahari. Matahari adalah bintang terdekat dengan Bumi dengan jarak rata-rata 149.680.000 kilometer (93.026.724 mil). Matahari serta kedelapan buah planet (yang sudah diketahui/ditemukan oleh manusia) membentuk Tata Surya. Matahari sangat penting bagi bumi. Matahari memancarkan cahaya dan panas ke bumi. ØMengamati kenampakan matahari pada pagi, siang dan sore hari. 1. Melalui pengamatan, siswa mampu membedakan kedudukan matahari pada pagi, siang dan sore hari. 2. Dengan diskusi, siswa mampu menyebutkan manfaat matahari dalam kehidupan sehari-hari. E. Materi Pokok Padapagi dan sore hari matahari terlihat besar dan pada siang hari matahari terlihat lebih kecil. Matahari tampak menjadi lebih besar dikarenakan sinar yang sampai ke mata kita melewati udara dingin terlebih dahulu. Matahari merupakan benda langit dan sangat penting untuk kehidupan manusia di bumi. XC6J. Mungkin diantara kita semua sering melihat dan menikmati bahkan mengabadikan warna cahaya matahari saat mau tenggelam. Kesan begitu syahdunya sering membuat kita jadi tertarik untuk menikmatinya di pinggir pantai atau di atas bukit. Tapi, tahukah Anda penyebab sinar matahari berbeda warna-warna yang ada pada pagi, siang dan sore? Inilah penyebabnyaWarna matahari berbeda di pagi, siang, dan sore hari menunjukkan adanya pengaruh difraksi cahaya matahari oleh atmosfir bumi. Di pagi dan sore hari, cahaya matahari harus menembus atmosfir yang lebih tebal daripada di siang hari, padahal di atmosfir, cahaya matahari dihamburkan oleh partikel-partikel yang ada, namun hanya cahaya biru yang terkena efeknya karena panjang gelombangnya yang pendek, akibatnya, hanya warna merah yang bisa kita lihat ketika pagi dan sore hari. Hamburan yang terjadi itu disebut dengan hamburan Rayleigh, dan karena penyebab yang sama pula, langit di siang hari akan terlihat matahari terbit dan terbenam maka langit sebagian akan berwarna berwarna merah, langit berwarna biru, dan cahaya langit terpolarisasi paling tidak sebagian. Fenomena ini dapat dijelaskan atas dasar penghamburan cahaya oleh molekul atmosfir. Penghamburan cahaya oleh atmosfir bumi bergantung kepada panjang gelombang. Untuk partikel-partikel yang jauh lebih kecil dari panjang gelombang cahaya seperti molekul udara, partikel-pertikel tersebut tidak merupakan rintangan yang besar bagi panjang gelombang yang panjang dibandingkan bagi yang pendek. Penghamburan berkurang, cahaya merah dan jingga dihamburkan lebih sedikit dari biru dan ungu, yang merupakan penyebab langit berwarna biru. Pada saat matahari terbenam, dipihak lain, berkas cahaya matahari melewati panjang atmosfir maksimum. Banyak dari warna biru yang telah dikeluarkan dengan penghamburan. Cahaya yang mencapai permukaan bumi berarti kekurangan biru, yang merupakan alasan matahari terbenam berwarna kemerahan. Langit hanya berwarna biru di siang hari. Ada beberapa sebab mengapa langit saat itu berwarna biru. Bumi diselubungi lapisan udara yang disebut atmosfir. Walaupun tidak tampak, udara sebenarnya terdiri atas partikel-partikel kecil. Cahaya dari matahari dihamburkan oleh partikel-partikel kecil dalam atmosfer itu. Tetapi kita tahu, cahaya dari matahari terdiri dari paduan semua warna, dari merah, kuning, hijau, biru, hingga ungu. Warna-warna itu memiliki frekuensi yang berbeda. Merah memiliki frekuensi yang lebih kecil dari kuning, kuning lebih kecil dari hijau, hijau lebih kecil dari biru, biru lebih kecil dari ungu. Semakin besar frekuensi cahaya, semakin kuat cahaya itu langit adalah sebagian cahaya matahari yang dihamburkan. Karena yang paling banyak dihamburkan adalah warna berfrekuensi tinggi hijau, biru, dan ungu, maka langit memiliki campuran warna-warna itu, yang kalau dipadukan menjadi biru terang. Karena warna biru banyak dihamburkan, maka warna matahari tidak putih sempurna, seperti yang seharusnya terjadi jika semua warna dipadukan. Warna matahari menjadi sedikit agak jingga. Pada sore hari, sering matahari berubah warna menjadi merah. Pada saat itu, sinar matahari yang sudah miring menempuh jarak lebih jauh untuk mencapai mata kita, sehingga semakin banyak cahaya yang dihamburkan. Sehingga yang banyak tersisa adalah cahaya frekuensi rendah, yaitu merah. Di bulan dan di planet yang tidak memiliki atmosfir, cahaya matahari tidak dihamburkan, sehingga langit selalu berwarna hitam, walaupun di siang hari. Efek Tyndall juga dapat menerangkan mengapa langit pada siang hari berwarna biru, sedangkan ketika matahari terbenam di ufuk barat berwarna jingga atau merah. Hal tersebut dikarenakan penghamburan cahaya matahari oleh partikel-partikel koloid di angkasa, dan tidak semua frekuensi sinar matahari dihamburkan dengan intensitas yang sama. Oleh karena intensitas cahaya berbanding lurus dengan frekuensi, maka ketika matahari melintas di atas kita, frekuensi paling tinggilah yang banyak sampai ke mata kita, sehingga kita melihat langit biru. Ketika matahari hampir terbenam, hamburan cahaya yang frekuensinya yang rendahlah yang lebih banyak sampai ke kita, sehingga kita menyaksikan langit berwarna jingga atau merah. Kita ingat untaian cahaya tampak dalam spektrum cahaya, merah-jingga-kuning-hijau-biru-ungu. Dari urutan merah sampai ungu, frekuensinya semakin tinggi. Jadi warna-warna yang mendekati merah memiliki frekuensi cahaya tinggi, dan warna-warna yang mendekati ungu memiliki frekuensi cahaya penjelasan ini bermanfaat 👍😁. 103 4. 1. 1. Menjelaskan kenampakan matahari pada waktu pagi, siang, dan sore hari. 4. 1. 2. Menyebutkan pengaruh kedudukan matahari pagi, siang, dan sore hari. 4. 1. 3. Menggambar bayangan benda pada waktu pagi, siang, dan sore hari. 4. 2. 2. Menyebutkan pengaruh panas dan cahaya matahari bagi tubuh 8. 2. 2. Menulis kalimat dengan huruf tegak bersambung 11. 3. 3. Menyanyikan lagu wajib dan lagu anak dengan atau tanpa iringan musik A. Tujuan Pembelajaran 1. Pertemuan pertama a. Melalui tanya jawab, siswa dapat menunjukkan letak rumah beserta arahnya dengan tepat b. Melalui penugasan, siswa dapat menggambar bayangan benda di waktu pagi, siang, dan sore hari dengan tepat c. Melalui penugasan, siswa dapat menulis kalimat dengan huruf tegak bersambung d. Melalui demonstrasi, siswa dapat menyanyikan lagu “Arah Mata Angin” beserta gerakannya dengan tepat 2. Pertemuan kedua a. Melalui pengamatan, siswa dapat menjelaskan letak bayangan suatu benda b. Melalui diskusi, siswa dapat membuat laporan hasil pengamatan c. Melalui penugasan, siswa dapat mempresentasikan hasil pengamatan di depan kelas d. Melalui demonstrasi, siswa dapat memperagakan kenampakan matahari dengan globe dan lampu senter e. Melalui penugasan, siswa dapat menyanyikan lagu “Matahari Terbenam” 3. Pertemuan ketiga a. Melalui ceramah, siswa dapat menjelaskan kegiatan masyarakat yang memanfaatkan panas matahari dengan tepat 104 b. Melalui penugasan, siswa dapat menulis 4 kegiatan masyarakat yang memanfaatkan panas matahari dengan huruf tegak bersambung c. Melalui tanya jawab, siswa dapat menyebutkan 2 pekerjaan yang memanfaatkan panas matahari d. Melalui penugasan, siswa dapat menyanyikan lagu “Petani” B. Materi Pembelajaran 1. Kedudukan matahari. Matahari terbit dari arah timur dan tenggelam ke arah barat. Terjadi perbedaan kenampakan matahari pada pagi, siang, dan sore hari. Pada pagi hari sinar matahari tidak begitu panas karena cahaya jatuh miring. Begitu juga ketika sore hari. Tetapi pada siang hari, sinar matahari terasa panas karena cahaya matahari jatuh tegak lurus. Dengan adanya perbedaan kenampakan matahari pada pagi, siang, dan sore hari in menyebabkan perbedaan bayangan yang terbentuk. Pada pagi hari cahaya matahari dari timur maka bayangan benda berada di barat. Pada siang hari, bayangan benda tepat berada di bawah benda. Sedangkan pada sore hari, bayangan yang terbentuk berada di sebelah timur. 2. Pengaruh kedudukan matahari. Panas matahari dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk melangsungkan kehidupannya. Selain untuk menjemur pakaian, matahari juga digunakan petani untuk menjemur padi. Dapat digunakan nelayan untuk menjemur ikannya, dan digunakan untuk membuat garam. C. Metode Pembelajaran Perbedaan temperatur harian pada saat pagi, siang dan sore hari disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu ketebalan atmosfer yang harus dilintasi sinar Matahari sebelum sampai ke permukaan, dan perbedaan kerapatan sinar akibat perbedaan sudut datangnya sinar Matahari. Kaum Bumi datar mengklaim perbedaan temperatur tersebut disebabkan oleh perbedaan jarak Matahari sesuai pada model Bumi datar. Mereka salah. Atmosfer memiliki ketebalan yang praktis sama. Saat pagi dan sore hari, karena arah datangnya sinar Matahari miring, maka sinar Matahari perlu melintasi atmosfer yang lebih tebal daripada saat siang hari. Semakin tebal atmosfer yang dilintasi, maka semakin banyak energi dari Matahari yang diserap oleh atmosfer, dan semakin sedikit energi yang sampai ke permukaan. Akibatnya, saat pagi dan sore hari, kita menerima lebih sedikit energi dari Matahari daripada saat siang hari. Selain itu, karena arah datangnya sinar Matahari miring, pada pagi dan sore hari, sinar Matahari dengan jumlah yang sama akan tersebar pada daerah yang lebih luas. Sedangkan pada siang hari, sinar Matahari yang sama akan terkonsentrasi pada luas daerah yang lebih kecil. Akibatnya, siang hari lebih panas daripada pagi atau sore hari. Sore hari lebih panas daripada pagi hari karena Bumi menyimpan energi dari Matahari. Saat siang hari, Bumi mendapatkan energi dari Matahari lebih banyak daripada energi yang dilepaskan. Saat malam hari, permukaan Bumi tak mendapatkan energi dari Matahari, tetapi energi yang didapat saat siang hari tetap tersimpan di permukaan dan atmosfer Bumi, dan akan dilepaskan secara perlahan-lahan sepanjang malam. Akibatnya, sore hari lebih panas daripada pagi hari. Penganut Bumi datar mengklaim bahwa perbedaan temperatur harian tak dapat dijelaskan oleh sains. Mereka salah. Perbedaan temperatur harian Bumi adalah fenomena alam yang dapat dijelaskan secara komprehensif dan konsisten. Referensi Effect of Sun angle on climate – Wikipedia Polar climate – Wikipedia

kenampakan matahari pada pagi siang dan sore