Nakita.id - KH Ahmad Dahlan merupakan salah satu tokoh Islam pada masa modern yang dibahas dalam buku PAI kelas XI kurikulum merdeka.. KH Ahmad Dahlan adalah seorang ulama yang lahir di Yogyakarta pada 1 Agustus 1868. Beliau merupakan putra dari pasangan KH Abu Bakar bin Haji Sulaiman dan Siti Aminah binti KH Ibrahim. K.H Ahmad Dahlan banyak mendapatkan ilmu dari banyak kyai di berbagai bidang ilmu seperti K.H Muhsin di bidang ilmu tata bahasa (Nahwu-Sharaf), K.H. Muhammad Shaleh di bidang ilmu fikih, Kyai Mahfud dan Syekh K.H. Ayyat di bidang Ilmu Hadist, K.H. Raden Dahlan di bidang ilmu falak atau astronomi, Syekh Hasan di bidang pengobatan dan racun Petikan Surat An-Nahl ayat 93 itu menjadi semangat pemikiran Kyai Haji Ahmad Dahlan dan istrinya dalam mendirikan 'Aisyiyah. Ayat itu mengingatkan bahwa laki-laki maupun perempuan memiliki tugas yang sama dalam menyebarkan agama, dan yang terpenting, baik laki-laki maupun perempuan, akan ditanya apa saja yang telah dilakoninya di dunia. Ahmad Dahlan lahir dengan nama Muhammad Darwis, putra dari seorang abdi dalem keraton Yogyakarta yang bernama Kyai Abubakar. Dari sang ayah, ia memperoleh pendidikan agama Islam yang kental. Namun, perjalanannya ke Mekkah memberikan perspektif yang lebih luas. Di sana, Ahmad Dahlan bertemu dengan berbagai ulama yang membuka matanya pada Ketika usianya menginjak 15 tahun pada tahun 1883, atas persetujuan Kyai Ketib Amin, KH Ahmad Dahlan memperdalam ilmu agamanya ke Makkah, sekaligus melaksanakan ibadah haji. Pada periode ini, Ahmad Dahlan mulai berinteraksi dengan pemikiran-pemikiran pembaru dalam Islam, seperti Muhammad Abduh, Al-Afgani, Rasyid Ridha dan Ibnu Taimiyah. Kyai Haji Ahmad Dahlan (Arab: أحمد دحلان; 1 Agustus 1868 - 23 Februari 1923, lahir dengan nama Muhammad Darwis) adalah seorang Ulama Besar bergelar Pahlawan Nasional Indonesia yang merupakan pendiri Muhammadiyah. Beliau adalah putra keempat dari tujuh bersaudara dari keluarga K.H. Abu Bakar. LSmc.

kyai haji ahmad dahlan